Setiap lembaga usaha tidak pernah lepas dari sistem pengelolaan yang mampu memberikan pelayanan bagi nasabah / anggota maupun fihak terkait mitra bisnis dan khalayak umum. Mengantisipasi hal ini sistem keuangan dan akutasi harus memadai dengan standart sehingga mulai tahun 2011 telah menggunakan SI dalam pengolahan data yang akuntable dan up to date. Setiap transaksi keuangan dapat diakses setiap saat oleh siapapun secara cepat dan akurat.
Proses yang sangat sederhana dengan berbagai kemudahan dilakukan ketika rekruetmen anggota baru hanya dengan cara mengisi keanggotaan dengan dana sebesar Rp. 10,000,- ( sepuluh ribu rupiah ) dan mengisi form pernyataan kesanggupan menjadi anggota. Dalam jangka panjang diharapkan KOPMAS (Koperasi Peduli Masyarakat) akan menjadi KEMITRAAN PERMODALAN bagi masyarakat adalah merupakan semangat / slogan secara terus menerus dan selalu dapat membuka cabang pembentu ( capem ) ke darah – daerah lain.
Dalam hal pengelolaan bagi hasil juga selalu memprioritaskan sistem bagi hasil yang saling menguntungkan kedua belah fihak serta mengutamakan nilai kerja sama untuk kemanfaatan bersama mewujudkan visi misi KOPMAS. Semua telah dilakukan sampai tahapan pembagaian surplus tiap tahun sebagaian keuntungan digunakan untuk kegiatan sosial seperti untuk alokasi subsidi pendidikan bagai anaka usia wajardikdas yang kurang mampu.
Pendapatan akan menjadi akan mengalami peningkatan ketika modal telah maksimal, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mengefektifkan simpanan sukarela anggota secara rutin / tiap hari melalui karyawan di bidang marketing dengan selalu menjemput bola / door to door untuk memberikan pelayanan gemar menabung dan tidak dibatasi nilai rupiah artinya berapapun simpanan / tabungan tiap hari meskipun hanya Rp.1000,- ( seribu rupiah ) adalah merupakan aset bagi KOPMAS (Koperasi Peduli Masyarakat) yang bisa dikembangkan untuk kepentingan anggota. Selain itu jajaran manajemen terus berupaya mencari peluang permodalan melalui fihak – fihak lain, dengan cara mencari informasi tentang lembaga keuangan yang dapat memberikan kucuran kredit kepada koperasi, walaupun sampai saat ini belum dapat hasil yang memuaskan. Namun hal demikian bukan merupakan sebuah hambatan justru menjadi pemicu bagi KOPMAS (Koperasi Peduli Masyarakat) untuk senantiasa berpegang teguh pada prinsip kemandirian dan berusaha menjadi mitra masyarakat kelas bawah secara terus menerus tanpa kenal lelah, meski masih jauh dari target harapan.

May 26th, 2011
kopmaskejajar
Posted in
Tags: 


