
Sejarah Kopmas
Hal yang sangat menjadi problem bagi sektor pertanian saat ini secara umum adalah permodalan, ketika skala usaha sudah mulai berkembang faktor financial menjadi masalah tersendiri karena hanya ada sedikit lembaga yang bisa mengucurkan dana untuk permodalan pertanian , salah satunya adalah dengan mengakses dana perguliran PNPM Mandiri Perdesaan.
Namun keluhan petani belum terjawab secara sempurna ketika proses pengajuan sampai pencairan dana cukup memakan waktu lama sehingga tidak tepat waktu ketika dana cair musim tanam telah usai dan dana yang dikucurkan jauh dari kebutuhan karena keterbatasan dana yang ada. Selain itu hanya ada sedikit pula lembaga keuangan perbankan maupun lembaga keuangan lainya yang hanya memandang sebelah mata untuk mengucurkan jenis kredit pertanian itupun harus dengan jaminan yang nilainya harus di atas pengajuan.
Guna menjawab berbagai keterbatasan pengetahuan dan finansial bagi para pelaku usaha kecil tradisional di tengah masyarakat yang berkembang khususnya yang bergerak di bidang pertanian tanaman sayuran dan potensi usaha daerah lokal. Merupakan hal yang sangat penting adanya sebuah terobosan antara berbagai fihak guna mewujudkan akses yang dibutuhkan petani dalam pengelolaan manajemen usaha secara keseluruhan, baik secara teknis budidaya maupun permodalan yang hanya mengandalkan kemampuan yang dimiliki oleh mereka dan hanya melakukan kegiatan usaha secara turun menurun
Komitmen bersama guna mewujudkan harapan berdirinya sebuah lembaga yang mampu memahami karakter masyarakat dalam hal akses permodalan dan pemasaran hasil pertanian memang sangat berat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Secara berlahan perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan selama 6 ( enam ) tahun ternyata telah memberikan kontribusi dan hasil yang nyata dirasakan oleh anggota.
Keterbatasan modal yang dimiliki KOPMAS sangat tersakan sekali ketika pemanfaat dan masyarakat sekitar telah merasakan kemudahan yang dirasakan dan berbalik menggantungkan harapan yang besar terhadap KOPMAS. Terbukti dengan pertambahan dan perkembangan permodalan yang sangat fantastis bersumber dari kepercayaan dari anggota dan masyarakat untuk menyimpan secara sukarela secara rutin sampai sekarang telah menjadi salah satu lembaga keuangan yang cukup mapan meskipun belum pernah lagi mendapatkan kucuran dana maupun pinjaman dari fihak manapun.

May 24th, 2011
kopmaskejajar
Posted in 


